Depresiasi Aktiva

Posted: Juni 9, 2011 in Uncategorized

Kelompok 1 :
Pada tanggal 1 Januari 2005 PT Celeban membeli mesin dengan harga Rp. 15.000.000 Untuk dapat digunakan harus dilakukan percobaan terlebih dahulu yang menghabiskan biaya Rp. 2.000.000. Taksiran umur ekonomis 5 th dan taksiran nilai residu Rp. 2.000.000. Metode penyusutan Jumlah angka tahun. Apabila pada tanggal 31 Desember 2008 mesin tersebut ingin dijual. Tentukan harga jual agar perusahaan tidak laba maupun rugi akibat penjualan tersebut.
Jawab :

Harga Perolehan = Rp. 17.000.000,-

Akhir Tahun

Dasar Depresiasi

Sisa Umur

Pecahan Dlm Tahun

Depresiasi

Nilai Buku

Rp. 17.000.000,-
1 (31 Des 2005) Rp. 15.000.000,- 5 5/15 4.999.999,5 Rp. 12.000.000,-
2 (31 Des 2006) Rp. 15.000.000,- 4 4/15 4.000.000,5 Rp.   8.000.000,-
3 (31 Des 2007) Rp. 15.000.000,- 3 3/15 3.000.000 Rp.   5.000.000,-
4 (31 Des 2008) Rp. 15.000.000,- 2 2/15 1.999.999,5 Rp.   3.000.000,-

Harga jual pada tanggal 31 Desember 2008 = Rp. 3.000.000,-
Kelompok 2.

Kondisi kapan Saudara memilih antara metode Sum Of The Year Digits dengan Straight Line Method.

Sum Of The Year Digits Tepat digunakan untuk aktiva tetap akan memberikan manfaat yang besar pada awal-awal periode penggunaan sedangkan semakin lama manfaatnya akan semakin menurun. Dan tepat untuk dipakai pada kegiatan rutin yang mendukung perusahaan kecuali tanah. Contoh : Mesin Produksi pada perusahaan Produksi.

Straight Line Method tepat digunakan apabila manfaat ekonomis yang diharapkan dari aktiva tetap tersebut setiap periode sama. Sehingga, apabila metode garis lurus ini menghasilkan beban penyusutan yang jumlahnya sama setiap periode, maka akan terjadi pembandingan yang tepat antara pendapatan dengan biaya. Contoh : Mesin ATM pada jasa perbankkan.

Menentukan besarnya Nilai Residu dan Umur Ekonomis suatu aktiva tetap.

Nilai Residu.

Cara menentukan Nilai Residu sangat berkaitan dengan Umur Ekonomis suatu Aktiva Tetap. Nilai Residu merupakan estimasi nilai realisasi pada saat aktiva tidak dipakai lagi. Dengan kata lain, nilai sisa ini mencerminkan nilai estimasi dimana aktiva dapat dijual kembali ketika aktiva tetap tersebut dihentikan dari pemakaiannya (pada saat estimasi masa manfaat aktiva berakhir). Besarnya estimasi nilai sisa sangat tergantung pada kebijakan manajemen mengenai penghentian aktiva tetap, dan juga tergantung pada kondisi pasar serta faktor lainya. Bila perusahaan menggunakan aktivanya hingga secara fisik benar-benar usang dan tidak dapat memberi manfaat lagi, maka aktiva tersebut dapat dikatakan tidak memiliki nilai sisa. Namun, jika perusahaan mengganti aktivanya setelah periode penggunaan yang relatif singkat, maka besarnya nilai sisa (yang tercermin oleh harga jualnya) secara relatif akan tinggi.

Umur Ekonomis Aktiva.
Sebagian besar, aktiva tetap memiliki 2 jenis umur, yaitu :

–          Umur fisik : Umur yang dikaitkan dengan kondisi fisik suatu aktiva. Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fisik apabila secara fisik aktiva tersebut masih dalam kondisi baik (walaupun mungkin sudah menurun fungsinya).

–          Umur Fungsional : Umur yang dikaitkan dengan kontribusi aktiva tersebut dalam penggunaanya. Suatu aktiva dikatakan masih memiliki umur fungsional apabila aktiva tersebut masih memberikan kontribusi bagi perusahaan. Walaupun secara fisik suatu aktiva masih dalam kondisi sangat baik, akan tetapi belum tentu masih memiliki umur fungsional. Bisa saja aktiva tersebut tidak difungsikan lagi akibat perubahan model atas produk yang dihasilkan, kondisi ini biasanya terjadi pada aktiva mesin atau peralatan yang dipergunakan untuk membuat suatu produk. Atau aktiva tersebut sudah tidak sesuai dengan jaman (not fashionable), kondisi ini biasanya terjadi pada jenis aktiva yang bersifat dekoratif (misalnya : furniture/mebeler, hiasan dinding, dsb).

Penentuan Umur Ekonomis suatu Aktiva biasanya berpatokan pada penyusutan aktiva menurut pajak atau fiskal, atau menurut kebijakan suatu perusahaan yang dipengaruhi oleh nilai, manfaat dan penggunaan Aktiva Tetap. Estimasi umur ekonomis memerlukan suatu pertimbangan pihak manajemen yang pada umumnya berdasarkan pada pengalaman terhadap jenis-jenis aktiva yang serupa. Jadi, cara penentuan estimasi umur ekonomis sifatnya sama dengan cara untuk menentukan estimasi nilai residu, yaitu berdasarkan pertimbangan pribadi (subyektif). Namun untuk menyelaraskan biasanya perusahaan menentukan masa manfaat berdasarkan fiskal.

Penyusutan Aktiva Tetap menurut Pajak :

Harta berwujud yang bukan bangunan terdiri dari empat kelompok, yaitu:

  • Kelompok 1: kelompok harta berwujud bukan bangunan yang mempunyai masa manfaat 4 tahun.
  • Kelompok 2: kelompok harta terwujud bukan bangunan yang mempunyai masa manfaat 8 tahun.
  • Kelompok 3: kelompok harta terwujud bukan bangunan yang mempunyai masa manfaat 16 tahun.
  • Kelompok 4: kelompok harta terwujud bukan bangunan yang mempunyai masa manfaat 20 tahun.

Harta terwujud yang berupa bangunan dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Permanen: masa manfaatnya 20 tahun.
  • Tidak permanen: bangunan yang bersifat sementara, terbuat dari bahan yang tidak tahan lama, atau bangunan yang dapat dipindah-pindahkan. Masa manfaatnya tidak lebih dari 10 tahun.

Perbedaan antara aktiva tetap dengan inventory?

  • Aktiva Tetap mempunyai nilai yang relative lebih besar dari pada Inventory.
  • Aktiva Tetap merupakan kekayaan permanen (lebih dari satu tahun atau satu periode akuntansi) dan tidak diperjual belikan, sedangkan Inventory adalah aset berupa barang maupun bahan baku, yang ditujukan untuk dijual, sedang dalam proses produksi, atau akan digunakan untuk proses produksi, atau pendukung proses kerja/produksi yang habis pakai.
  • Barang inventory tidak disusutkan, Aktiva Tetap dapat disusutkan.
Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s